Arumaniez's Blog

Just wanna share some informations.. :)

Flu Babi (Swine Influenza)

pigFlu babi atau Swine Influenza adalah penyakit influensa yang disebabkan oleh virus Orthomyxoviridae yang endemik pada populasi babi. Galur virus flu babi yang telah diisolasi sampai saat ini telah digolongkan sebagai Influenzavirus C atau subtipe genus Influenza A.

Seperti semua virus influenza, virus flu babi berubah secara konstan. Babi dapat menampung virus flu yang berasal dari manusia maupun burung, memungkinkan virus tersebut bertukar gen dan menciptakan galur pandemik..

Flu babi menginfeksi manusia tiap tahun dan biasanya ditemukan pada orang-orang yang bersentuhan dengan babi, meskipun ditemukan juga kasus-kasus penularan dari manusia ke manusia. Gejala virus termasuk demam, disorientasi, kekakuan pada sendi, muntah-muntah, dan kehilangan kesadaran yang berakhir pada kematian. Flu babi diketahui disebabkan oleh virus influenza A dengan beberapa subtipe, namun yang lazim ditemukan yaitu tipe H1N1.

Virus swine influenza tidak ditularkan melalui makanan. Memasak makanan sampai suhu 160°F akan mematikan virus ini. Virus influenza bisa menular dari babi ke manusia atau sebaliknya. Infeksi pada manusia terjadi terutama jika berada dekat2 babi yang terinfeksi seperti berada dalam kandang babi dll. Infeksi dari manusia ke manusia lain juga bisa terjad, mirip sperti flu manusia, yaitu melalui bersin atau batuk. Bisa juga lewat sentuhan tangan, kemudian tangan tersebut menyentuh mulut atau hidung.

Menurut Pusat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit di Amerika Serikat, gejalan influensa ini mirip dengan influensa. Gejalanya seperti demam (suhu badan tinggi), batuk, sakit pada kerongkongan, sakit pada tubuh, kepala, panas dingin, dan lemah lesu. Beberapa penderita juga melaporkan buang air besar dan muntah-muntah.

Dalam mendiagnosa penyakit ini dokter tidak hanya perlu melihat pada tanda atau gejala khusus, tetapi juga catatan terbaru mengenai pasien seperti melihat apakah jangkitan flu babi pada pasien yang di diagnosa memiliki penyakit pernapasan akut memiliki hubungan dengan orang yang di tetapkan menderita flu babi, atau pernah berada di negara yang melaporkan kasus flu babi. Diagnosa bagi penetapan virus ini memerlukan adanya uji makmal bagi contoh pernapasan seperti dibutuhkan koleksi spesimen dari saluran nafas dalam 4-5 hari pertama yang kemudian spesimen tersebut diperiksakan di Laboratorium.

Sampai saat ini masih belum ada vaksin yang tersedia untuk mencegah infeksi. Berita terkini dari WHO menyatakan bahwa 74 negara secara resmi telah melaporkan 27.737 kasus influensa A (H1N1), termasuk 141 kematian. Sampai 24 Mei 2009 hampir 90 persen kematian yang dilaporkan terjadi di Meksiko. Ini telah mengundang spekulasi bahwa Meksiko mungkin telah berada di tengah-tengah epidemi yang tidak diketahui berbulan-bulan sebelum berjangkitnya wabah saat ini. Menurut CDC, fakta bahwa kegiatan infeksi virus flu saat ini dipantau lebih cermat mungkin menerangkan mengapa lebih banyak kasus flu yang dicatat di Meksiko, Amerika Serikat dan negara-negara lainnya. Sekitar setengah dari semua virus influensa yang dideteksi sejauh ini adalah virus baru H1N1, yang menurut para pakar untuk saat ini tidak lebih buruk daripada influensa musiman.

Hingga senin, 27 Juli 2009 (berdasarkan data dari http://www.kompas.com) di Indonesia sudah terdapat 416 kasus flu babi positif di indonesia terdiri dari 237 laki-laki dan 179 perempuan, yaitu 24 Juni (2 kasus), 29 Juni (6 kasus), 4 Juli (12 kasus), 7 Juli (8 kasus), 9 Juli (24 kasus), 12 Juli (12 kasus), 13 Juli (22 kasus), 14 Juli (26 kasus), 15 Juli (30 orang), tanggal 16 Juli (15 kasus), 20 Juli (15 kasus), tanggal 22 Juli (67 kasus), 23 Juli (83 Kasus), 24 Juli (21 Kasus), 25 Juli (19 Kasus), 27 Juli (38 Kasus)

Walaupun banyak kasus yang telah terjadi, namun diharapkan agar kita tetap tenang dan dapat mencegah penyebaran penyakit tersebut, antara lain yaitu dengan menjaga stamina atau kekebalan tubuh kita, karena pada dasarnya virus akan menyerang jika kekebalan tubuh kita menurun, juga menghindari kontak langsung dengan penderita dan selalu menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik, bila batuk dan bersin tutup hidung dengan sapu tangan atau tisu. Jika ada gejala Influenza minum obat penurun panas, gunakan masker dan tidak ke kantor/ sekolah/tempat-tempat keramaian serta beristirahat di rumah selama 5 hari. Apabila dalam 2 hari flu tidak juga membaik segera ke dokter.

Keep Health..Keep Fight.. ^^

berbagai sumber dan http://kesehatan.kompas.com/read//xml/2009/07/27/19402770/flu.a-h1n1.total.kasus.mencapai.416

July 27, 2009 - Posted by | Biology, Health, and Desease

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: